marketing words
hari ini gue baca renungan yang lumayan lucu. berikut cuplikannya:
"…
Istri saya membeli kartu ulang tahun yang berisi parafrasa ayat berikut ini: “Tuhan dengan senang hati telah melakukan banyak keajaiban untuk kamu” (Ul. 28:63, FAYH). Ayat itu tampaknya memang sangat indah sehingga ia ingin membaca bagian Alkitab tersebut lebih lanjut.
Ia mendapati bahwa ternyata kata-kata yang tercetak di kartu itu hanyalah sebagian dari sebuah kalimat ketika Allah memperingatkan umat-Nya tentang apa yang akan terjadi jika mereka berpaling dari-Nya dan tidak menaati perintah-Nya. Ayat itu selengkapnya berbunyi, “Tuhan dengan senang hati telah melakukan banyak keajaiban untuk kamu dan memperbanyak jumlahmu, demikian juga Tuhan dengan senang hati akan membinasakan kamu; dan kamu akan direnggut dari negerimu” (Ul. 28:63, FAYH).
Wah, benar-benar ucapan selamat ulang tahun yang aneh!
…"
gue merasa ini lucu banget soalnya memang tepat beginilah ke-tidak-suka-an gue ke banyak media2 or toko buku kristen yang suka ngambil ayat2 Alkitab sepotong2, diambil bagus2nya doang, bagian "serem"nya dibuang; maen cabut dari konteks ayat itu se-enak udelnya.
gue bukan ahli alkitab or apapun, but kadang gara2 yang beginian, orang (terutama newbie) cenderung menyalahkan Tuhan kalo ada apa2, mereka bisa bilang, "lho katanya begini..begitu..dll" tanpa tau bahwa yg mereka baca itu cuma "marketing word" dari whoever yang "lancang" motong2 kata2 si Tuhan.
mungkin maksud awalnya sih baik, maybe they just try their best to encourage people. but i believe all things must be analyzed from all angles first before we can take any benefit from them.
GBU guys ^^)
Music and Lyrics
nothing too special but very refreshing to see hillarious acting performed by hugh grant and drew barrymore. see this review first; i believe it describe the movie much better than me
anyway, there’s a dialog that explaining why the title is "music and lyrics".
in my way of saying, it’s something like this:
"music is like a feeling when u first seeing the person u love. it’s like a romantique feeling that makes u feels a bit trembling. but lyrics are about knowing who the person really is. it’s like getting to know person that u love in a little better to decide if u want to make a serious relationship or not".
drew barrymore say those words in much2 better way than what i remember.
sweet performers, sweet movie, watch out for diabetes! ^^)
“orang akan melihat apa yang ingin dilihatnya”
kalimat diatas gue dapet dari sebuah komik jepang; "tale of the sea king".
kalimat ini lumayan terngiang2 di kepala gue karena bunyinya mirip dengan satu nubuatan di alkitab bahwa di akhir jaman, orang akan cenderung untuk memilih "guru2" dan "ajaran2" sesuai keinginan hati mereka. yang menjadi sentral bukan lagi "apa yang benar", melainkan "apa yang aku ingin dengar".
dan, semisal nubuatan ini benar, maka gue akan meragukan semua aspek dari apa yang telah gue pilih untuk percaya. as matter of fact, it did happen to me.
pengkhotbah bilang bahwa "untuk segala sesuatu ada waktunya". dia juga menyebutkan bahwa "nasib orang berhikmat akan sama dengan orang bodoh, semua menuju ke titik yang sama yaitu kematian… manusia tidak dapat menyelami rencana Allah, oleh karena itu yang terpenting dalam hidup adalah makan, minum, dan bersenang2 - karena itu pun datang atas karunia Allah".
lebih lanjut dia menyebutkan bahwa adalah sial sesial2nya bila seseorang dikaruniai kemampuan untuk mendapatkan harta, tapi orang yang sama tidak dikaruniai kesempatan untuk menikmati hasil kerjanya. merujuk ke perkataan pengkhotbah diatas, kebahagiaan dalam bekerja adalah juga karunia Allah untuk manusia.
lalu apa kaitan si pengkhotbah dengan kalimat di komik jepang diatas?
andai untuk segala sesuatu benar2 ada waktunya, maka misalkan: untuk masa n sampai x adalah masa untuk segala sesuatu yang "salah", maka yang tadinya "salah" adalah "benar", dan sebaliknya yang tadinya "benar" adalah "salah". andai ini terjadi, maka siapakah Tuhan itu?
"AKU adalah AKU", begitu jawabNya ketika Dia ditanya tentang siapakah diriNya. makin bingung kan? yup, sama, gue juga asli ga ngerti apa yang gue tulis ini.
tapi makin gue nggak ngerti, makin benarlah kata2 si pengkhotbah jadul diatas yang bilang bahwa manusia tidak akan dapat menyelami apa yang direncanakan oleh Allah. dan, semakin kita tidak mengerti, reaksi manusia akan terbagi ke dalam dua kemungkinan: [1] makin penasaran dan menyelam lebih dalam, atau [2] cuek, lari, dan mencari guru2 palsu yang akan bercerita tentang apa saja untuk sekedar memuaskan telinga pendengarnya. bila yang terakhir yang terjadi, maka benarlah kalimat di komik itu.
tapi. lagi2 ini cuma interpretasi seorang manusia bodoh yang sedang merenungkan hal2 yang dia sendiri tidak tahu secara pasti. ini bisa jadi cuma rekaan, halusinasi, atau "just another bullshit"; atau memang beginilah nasib manusia [?]
kepastian hanya bisa didapat dari Sang Pencipta. for now, i guess taruhan terbaik hanya bisa didapat dengan menuruti nasihat pengkhotbah jadul tadi: yang penting dalam hidup adalah kebahagiaan yang Allah berikan. yang lain akan kita dapatkan setelah kita mati, ketika kita bertemu dengan si Maha Sutradara…
cheers everyone!!!
pursuit of happYness

watching this great movie last night. a bit boring sometimes but very touchy overall. its story reminds me of my father and inspiring me to be a good one like my old man did to me.
very recommended for watching with ur family.