nasionalisme ala gudeg
barusan aku makan gudeg yg sedap bener rasanya, asli dari purwokerto, oleh2 mama ku yang baru sembayangan ceng beng di gombong. tampang gudegnya khas banget, item bluwek, kreceknya mantep, gurih bergelora *ceile*, n ayam dan telor nya, wuidihhh, jawa banget, medok asli, muantep-tep-tep-tep….
lha terus apa hubungannya dengan nasionalisme?
i have to admit that as a chinese born in indonesia, rasa nasionalisme ku kayaknya rada2 kurang.
lha koq gitu? yah piye yo, sedari kecil aku ini diejek2 terus ama temen2ku yang pribumi di bandung. "akeow bulet najis tukang makan tai babi", dan sebagainya adalah sapaan "sayang" mereka kepadaku.
pernah suatu masa, waktu aku smp di bandung, aku selalu nyimpen uang 500 rupiah di celana dalemku. uang itu buat pulang, naek angkot riung bandung - dago. kenapa di celana dalem? soalnya, aku pernah jadi bulan2an 30 an anak smp 7 yang ngeroyok aku, malak, sembari maki2 "akeow", "cina haram jadah", dsb; uang di dompet habis tak bersisa, muka bengep digebukin pake helm dari motor2 mereka, dan baju seragam yang sobek2 gara2 "disayang" oleh "teman2" ku tercinta itu. satu2nya yang selamet, cuma duit 500 rupiah itu. untung selamet, kalo nggak gue ga tau pulangnya gimana tuh.
pengalaman2 model begitu, sekarang sih kalo diinget2, lucu juga. sejak era gus dur, "kaum-ku" lumayan rada2 merdeka dikit. orang2 sekarang malah gila barongsai dan segala macem yang berbau cina. mungkin sih nanti jaman anak cucuku, udah lebih better kali yah. mungkin tulisan2 kayak tulisanku saat ini akan dipandang "aneh" di jaman yang baru nanti. semoga.
balik ke gudeg.
hubungan si gudeg tercinta itu dengan nasionalisme ku adalah karena "makanan ala indonesia" adalah satu2nya yang aku cinta dari bumi pertiwi ini.
faktor ini adalah salah satu alasan yang menyebabkan dulu aku menolak tawaran kerja di malaysia dan singapura.
pernah sekali waktu kita rame2 liburan ke malay and singapore. dua hari pertama aku dan rombongan mash terkagum2 dengan betapa teraturnya hidup orang2 sana. teratur, aman, dan beradab - tiga hal yang susah didapat di jakarta. tapi mulai hari ketiga sampai aku akhirnya pulang, kayaknya cuma rombongan ku aja yang masih excited. aku udah males dan kangen banget sama masakan gurih ala indonesia.
"lo pergi makan di resto india aja sono", kata salah satu teman, "di sana spicy". setelah kucoba, ternyata, walau baunya asik berat, rasanya hambar dan lebih enakan masakan padang di bedeng plasa senayan yang sekali makan paling abis 10 rb perak. yang disana enak cuma burger king, soalnya gede dan mantep, semantep harganya yang 5 dollar singapura alias 25 rb perak satu burger. gueeeedddeeee cuk ukuran ne. mantep tenan. tapi yah wis, cuma itu doang, dan bosen lah kalo 3 hari makan itu terus :))
begitu sampe indo, aku langsung memohon2 ke rombonganku buat makan padang, "yang mana aja", ketika ditanya mau padang yang mana. akhirnya kita makan di natour deket cengkareng, uenaaaaaaakkkkkkk tenan, gue makan gila2an sampe besoknya mencret tiga harian. worthed lah. makanan enak, perut kenyang, hati tenang, mencret datang hahahahaha :))
so… begitulah. aku cinta (makanan) indonesia.
peace.
kiss me good-bye
Baru baca n denger tentang soundtracknya Final Fantasy XII yaitu lagu "kiss me good-bye" ini dari sini.
Liriknya sangat2 mengharukan, terutama versi bahasa inggris terjemahan langsung dari bahasa jepangnya, sbb:
Even though you are lost, the door is open.
Aren’t you satisfied with the world of just two of us?
Because I give you wings, please believe me and you will be okay to fly.
Kiss me good-bye, love is memory
Even though I lose you
Because the loved memory changes to strength
even though everybody fall in love looking for a definite thing,
the love that does not shake is inside myself
Kiss me good-bye, goodbye
I will change to a new me
Kiss me good-bye, love is memory
If we change to a new us
Kiss me good-bye, I will not cry
Because I was able to love you
Gue terkesan banget dengan kata2: "Kiss me good-bye…. I will change to a new me…. I will not cry…. Because I was able to love you….".
Actually, honestly, i cry hearing the song.
Again and again those old-sad-memory about my lovely Donna comes back. I kissed her a second after she was declared died because of her illness. And yes, at that moment, my tears just wouldn’t come out - but unlike the song - i crashed few days later. Tears was flowing like flood. My world turned upside down for few months after that. And i ran away to some place far from anything that i knew.
But the song still suits to me in a way that "the accident" change me completely.
I’m a different kind of person now; some worse, some better. But one thing remains the same, i still shed tears for the memory.
Jokes on definition of “WIFE”
David Bissonette
When a man steals your wife, there is no better revenge than to let
him keep her.
Sacha Guitry
After marriage, husband and wife become two sides of a coin; they just
can’t face each other, but still they stay together.
Hemant Joshi
By all means marry. If you get a good wife, you’ll be happy. If you
get a bad one, you’ll become a philosopher.
Socrates
Woman inspires us to great things, and prevents us from achieving them.
Dumas
The great question… which I have not been able to answer… is,
"What does a woman want?
Sigmund Freud
I had some words with my wife, and she had some paragraphs with me.
Anonymous
"Some people ask the secret of our long marriage. We take time to go
to a restaurant two times a week. A candlelight dinner, soft music and
dancing. She goes Tuesdays, I go Fridays."
Henny Youngman
"I don’t worry about terrorism. I was married for two years."
Sam Kinison
"There’s a way of transferring funds that is even faster than
electronic banking. It’s called marriage."
James Holt McGavran
"I’ve had bad luck with both my wives. The first one left me, and the
second one didn’t."
Patrick Murray
Two secrets to keep your marriage brimming
1. Whenever you’re wrong, admit it,
2. Whenever you’re right, shut up.
Nash
The most effective way to remember your wife’s birthday is to forget it once…
Anonymous
You know what I did before I married? Anything I wanted to.
Henny Youngman
My wife and I were happy for twenty years. Then we met.
Rodney Dangerfield
A good wife always forgives her husband when she’s wrong.
Milton Berle
Marriage is the only war where one sleeps with the enemy.
Anonymous
A man inserted an ‘ad’ in the classifieds: "Wife wanted". Next day he
received hundreds of letters. They all said the same thing: "You can
have mine."
Anonymous
First guy (proudly): "My wife’s an angel!"
Second guy: "You’re lucky, mine’s still alive."
marketing words
hari ini gue baca renungan yang lumayan lucu. berikut cuplikannya:
"…
Istri saya membeli kartu ulang tahun yang berisi parafrasa ayat berikut ini: “Tuhan dengan senang hati telah melakukan banyak keajaiban untuk kamu” (Ul. 28:63, FAYH). Ayat itu tampaknya memang sangat indah sehingga ia ingin membaca bagian Alkitab tersebut lebih lanjut.
Ia mendapati bahwa ternyata kata-kata yang tercetak di kartu itu hanyalah sebagian dari sebuah kalimat ketika Allah memperingatkan umat-Nya tentang apa yang akan terjadi jika mereka berpaling dari-Nya dan tidak menaati perintah-Nya. Ayat itu selengkapnya berbunyi, “Tuhan dengan senang hati telah melakukan banyak keajaiban untuk kamu dan memperbanyak jumlahmu, demikian juga Tuhan dengan senang hati akan membinasakan kamu; dan kamu akan direnggut dari negerimu” (Ul. 28:63, FAYH).
Wah, benar-benar ucapan selamat ulang tahun yang aneh!
…"
gue merasa ini lucu banget soalnya memang tepat beginilah ke-tidak-suka-an gue ke banyak media2 or toko buku kristen yang suka ngambil ayat2 Alkitab sepotong2, diambil bagus2nya doang, bagian "serem"nya dibuang; maen cabut dari konteks ayat itu se-enak udelnya.
gue bukan ahli alkitab or apapun, but kadang gara2 yang beginian, orang (terutama newbie) cenderung menyalahkan Tuhan kalo ada apa2, mereka bisa bilang, "lho katanya begini..begitu..dll" tanpa tau bahwa yg mereka baca itu cuma "marketing word" dari whoever yang "lancang" motong2 kata2 si Tuhan.
mungkin maksud awalnya sih baik, maybe they just try their best to encourage people. but i believe all things must be analyzed from all angles first before we can take any benefit from them.
GBU guys ^^)
Music and Lyrics
nothing too special but very refreshing to see hillarious acting performed by hugh grant and drew barrymore. see this review first; i believe it describe the movie much better than me
anyway, there’s a dialog that explaining why the title is "music and lyrics".
in my way of saying, it’s something like this:
"music is like a feeling when u first seeing the person u love. it’s like a romantique feeling that makes u feels a bit trembling. but lyrics are about knowing who the person really is. it’s like getting to know person that u love in a little better to decide if u want to make a serious relationship or not".
drew barrymore say those words in much2 better way than what i remember.
sweet performers, sweet movie, watch out for diabetes! ^^)
“orang akan melihat apa yang ingin dilihatnya”
kalimat diatas gue dapet dari sebuah komik jepang; "tale of the sea king".
kalimat ini lumayan terngiang2 di kepala gue karena bunyinya mirip dengan satu nubuatan di alkitab bahwa di akhir jaman, orang akan cenderung untuk memilih "guru2" dan "ajaran2" sesuai keinginan hati mereka. yang menjadi sentral bukan lagi "apa yang benar", melainkan "apa yang aku ingin dengar".
dan, semisal nubuatan ini benar, maka gue akan meragukan semua aspek dari apa yang telah gue pilih untuk percaya. as matter of fact, it did happen to me.
pengkhotbah bilang bahwa "untuk segala sesuatu ada waktunya". dia juga menyebutkan bahwa "nasib orang berhikmat akan sama dengan orang bodoh, semua menuju ke titik yang sama yaitu kematian… manusia tidak dapat menyelami rencana Allah, oleh karena itu yang terpenting dalam hidup adalah makan, minum, dan bersenang2 - karena itu pun datang atas karunia Allah".
lebih lanjut dia menyebutkan bahwa adalah sial sesial2nya bila seseorang dikaruniai kemampuan untuk mendapatkan harta, tapi orang yang sama tidak dikaruniai kesempatan untuk menikmati hasil kerjanya. merujuk ke perkataan pengkhotbah diatas, kebahagiaan dalam bekerja adalah juga karunia Allah untuk manusia.
lalu apa kaitan si pengkhotbah dengan kalimat di komik jepang diatas?
andai untuk segala sesuatu benar2 ada waktunya, maka misalkan: untuk masa n sampai x adalah masa untuk segala sesuatu yang "salah", maka yang tadinya "salah" adalah "benar", dan sebaliknya yang tadinya "benar" adalah "salah". andai ini terjadi, maka siapakah Tuhan itu?
"AKU adalah AKU", begitu jawabNya ketika Dia ditanya tentang siapakah diriNya. makin bingung kan? yup, sama, gue juga asli ga ngerti apa yang gue tulis ini.
tapi makin gue nggak ngerti, makin benarlah kata2 si pengkhotbah jadul diatas yang bilang bahwa manusia tidak akan dapat menyelami apa yang direncanakan oleh Allah. dan, semakin kita tidak mengerti, reaksi manusia akan terbagi ke dalam dua kemungkinan: [1] makin penasaran dan menyelam lebih dalam, atau [2] cuek, lari, dan mencari guru2 palsu yang akan bercerita tentang apa saja untuk sekedar memuaskan telinga pendengarnya. bila yang terakhir yang terjadi, maka benarlah kalimat di komik itu.
tapi. lagi2 ini cuma interpretasi seorang manusia bodoh yang sedang merenungkan hal2 yang dia sendiri tidak tahu secara pasti. ini bisa jadi cuma rekaan, halusinasi, atau "just another bullshit"; atau memang beginilah nasib manusia [?]
kepastian hanya bisa didapat dari Sang Pencipta. for now, i guess taruhan terbaik hanya bisa didapat dengan menuruti nasihat pengkhotbah jadul tadi: yang penting dalam hidup adalah kebahagiaan yang Allah berikan. yang lain akan kita dapatkan setelah kita mati, ketika kita bertemu dengan si Maha Sutradara…
cheers everyone!!!
pursuit of happYness

watching this great movie last night. a bit boring sometimes but very touchy overall. its story reminds me of my father and inspiring me to be a good one like my old man did to me.
very recommended for watching with ur family.
traveler’s tale

baca novel ini sabtu kemaren. and as i’ve promised to one of its writer, alaya-"the dhuafa"-setya, sekarang gue mencoba untuk nulis resensinya seobjektif mungkin. rada2 aneh rasanya buat bikin resensi suatu novel kalo kebetulan kita kenal ama penulisnya. but i’ll try to be as objective as possible deh.
honestly, misal gue nggak dikasih buku ini, kemungkinan gue nggak akan pernah beli dan baca buku ini. sampulnya menurut gue nggak menarik sama sekali. tulisan di belakang buku ini juga ga asik, terlalu terus terang dan ga bikin pembaca (baca: gue) merasa tertarik pengen tau or tertantang buat baca. mana ada tulisan norak di bawah judulnya, "belok kanan, barcelona". apaan sih tuh maksudnya? ga ada relevansinya sama sekali sama isi bukunya. episode di barcelona memang ada di buku ini, tapi seinget gue nggak ada semacem persimpangan yang mana kita harus milih mau ke kanan or ke kiri. anyway, yah mungkin sih ada maksudnya. sayangnya pembaca awam (baca:"goblok") kayak gue terlalu blo’on buat nangkep maksud tersembunyi team penulis, kalo memang ada ^^)
masuk ke bukunya, ada kata pengantar dari oom wimar witoelar yang bla-bla-bla terkesan bingung ama buku ini dan akhirnya cuma bisa mengantar dengan kata2: "asyik, baca deh buku ini". sayangnya setelah baca gue nggak ngerti di sebelah mana letak keasyikan nya. suer, gue ampir ketiduran pas baca buku ini. cuma kadung janji ama si al aja jadi gue selesaiin baca.
inti cerita; alkisah ada empat orang sahabat dari SD yang semuanya bekerja melanglang buana tersebar di seluruh penjuru dunia… well, bukan "seluruh" but almost lah. francis mau kawin sama cewek spanyol n dia undang tiga temennya: retno, farah dan ucup. seperti umumnya novel terbitan gagas media, ga afdol lah kalo ga ada bumbu cintanya. ternyata dulu sekali francis pernah "nembak" si retno sampe dua kali dan selalu ditolak. retno bukannya ga suka ama francis, cuma mereka beda keyakinan. mean while, farah sudah suka dari dulu ama francis. sialnya retno ngomong ke farah soal francis nembak dia. tambah runyam ketika ternyata si ucup juga naksir farah. gitu deh. untung team penulis masih rada waras untuk tidak nambahin another bumbu seperti misalnya gimana yah jadinya kalo ternyata si retno naksir ucup? ato misal si retno ternyata lesbi dan dia naksir farah? hahahaha… makin asik kayak telenovela deh kayaknya ^^)
plotnya sederhana dan ceritanya gampang banget ditebak. mungkin dibuat gini karena gagas media emang spesialis buku remaja kali yah? or karena team penulis kebingungan dalam menyatukan ke-empat gaya tulisan yang berbeda2? gue bukan tanpa alasan menduga begini, soalnya entah bener atau nggak, gue menangkap kesan bahwa buku ini ditulis oleh empat orang secara terpisah dan baru disatukan di saat2 terakhir sebelum diedit dan dicetak oleh gagas media. kenapa begitu? karena gaya mereka masing2 sangat2 berbeda.
episode "farah" pasti ditulis oleh alaya setya, gayanya asli banget, bener2 ga bisa lepas dari blognya. "ucup" rasanya sama si adhitya mulya deh, kocak banget soalnya. "retno" oleh ninit yunita; ga berapa asik, gue masih lebih suka gaya dia waktu nulis "koq putusin gue". n terakhir, "francis", ditulis oleh iman hidajat, yang juga ga bisa lepas dari blognya.
ide buku ini sebenernya lumayan asik. gue cukup enjoy dengan paparan mereka soal travelling. sayang, unsur komersil seperti siapa naksir siapa nya cenderung nggak masuk deh guys, team penulis "maksain" banget kesannya. udah gitu endingnya gampang banget lagi, nggak sebanding sama perjuangan keempat tokoh tadi ketika hendak sampai ke barcelona.
anyway, gue rasa memang lebih gampang ngeritik dari pada bikin buku or apapun juga. kredit buat team penulis karena telah berani sekali membuat terobosan dengan nulis novel berempat gini. biasanya setau gue buku yg ditulis rame2 itu biasanya buku2 non-fiksi. kalo pun fiksi, biasanya cuma komik yang dibuat oleh lebih dari satu orang. so big applause for the fantastic four, adhit-ninit-alaya-n-iman, ditunggu karya berikutnya yah…
cheers! ^^)
“Programmers are brain surgeons”

if you’re interested in a programmer’s life, read these interesting thoughts